Bahas Rapat Kerja, Pengurus DKM Al Muhajirin Bedah Program Kemasjidan
Jumat, 02 Desember 2022
Edit
Rapat kerja (Raker) Pengurus DKM Al Muhajirin, Kampung Sumber Asri, RW 05, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon
FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muhajirin Kampung Sumber Asri melalui rapat kerja (Raker) membedah berbagai program kemasjidan. Kegiatan berlangsung di serambi Masjid Al Muhajirin, Jum'at malam Sabtu, (2/12/2022).
Dalam pembukaannya, Ketua DKM Al Muhajirin, Ustad Gaos, S.Ag mengawali dengan menyampaikan visi misi dan rencana program DKM Al Muhajirin. Dalam visi tersebut, Ustad Gaos ingin memakmurkan masjid yang mampu berkonstribusi mencerdaskan spriritualitas umat, meningkatkan kehidupan ekonomi umat, dan menciptakan tata nilai yang berlandaskan Islam rahmatan lil'alamin.
Menurutnya, raker ini bertujuan untuk menyelaraskan program. Program ini sudah ada di masing-masing bidang dan diharapkan menjadi penyemangat dalam rangka melayani jamaah.
Demikian juga, melalui raker ini, harapan lainnya akan lahir rekomendasi oprasional yang dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi acuan dan panduan kerja bagi Pengurus DKM Al Muhajirin dalam melaksanakan tugas pokok.
Melalui raker ini juga, diharapkan seluruh pengurus Masjid Al Muhajirin untuk memakmurkan, melayani dan mencerahkan rumah dan tamu Allah.
"Mari kita berkomitmen terhadap visi dan misi ini. Insya Allah, dengan komitmen ini seluruh program kerja akan berjalan dengan baik dan cita-cita bersama untuk memakmurkan masjid akan terwujud," pinta Ustad Gaos kepada seluruh pengurus.
Acara kemudian dilanjut dengan diskusi hangat, bahkan satu sama lain tampak saling memberikan usulan dan masukan, sehingga bak keluarga besar yang selalu siap menjaga ukhuwah dan siap menjalankan program kemasjidan.
Pada diskusi tersebut, seluruh pengurus membicarakan program kerja. Ada bidang tabligh (ibadah dan dakwah), sarana dan prasarana, kehumasan, usaha dan ekonomi masjid, kemuslimahan, advokasi dan keamanan, Pendidikan serta bidang pemuda dan remaja.
Sementara itu, pada raker lanjutan nanti, seluruh bidang akan memberikan programnya masing-masing yang dihasilkan dari penjabaran dari juklak/panduan yang ada. Artinya, dari panduan tersebut menjadi program teknis, berikut waktu pelaksanaannya. (din)
Baca Juga:
- Warga Manara RW 008 KBK Gelar Shalat Tarawih Terakhir dengan Haru dan Syukur
- KABUPATEN CIREBON — Menjelang puncak arus mudik, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon bersama Polresta dan Kodim melakukan pengecekan kesiapan pos pengamanan (Pospam) di wilayah Losari, perbatasan Cirebon dengan Jawa Tengah. Bupati Cirebon Imron, yang turut hadir dalam pengecekan tersebut, memastikan bahwa arus lalu lintas di jalur Pantura masih terpantau lancar. “Kami hari ini mengecek pospam di perbatasan Cirebon dan Jawa Tengah. Dari hasil pengecekan, jalur Pantura masih lancar karena memang ini jalan utama mudik,” ujarnya. Selasa (25/3/2025). Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi akan terjadi pada Jumat mendatang (27/3/2025). “Kami perkirakan puncaknya hari Jumat. Tapi semua sudah siap, termasuk pelayanan kesehatan bagi pemudik yang mungkin mengalami gangguan kesehatan di perjalanan,” tambahnya. Selain pengaturan lalu lintas, pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga memastikan kesiapan fasilitas bagi pemudik, termasuk layanan kesehatan. “Di pospam ini, selain pengamanan lalu lintas, juga tersedia layanan kesehatan bagi pemudik yang membutuhkan. Jadi, jika ada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan, bisa langsung mendapatkan pertolongan di sini,” jelas Imron. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan, lalu lintas di beberapa titik strategis masih dalam kondisi normal. “Kami tadi melakukan pengecekan ke jalur-jalur utama, dan saat ini masih terlihat lengang. Di jalur tol, kecepatan kendaraan masih bisa mencapai 100 km per jam,” kata Sumarni. “Sementara di jalur arteri juga masih terpantau lancar. Hanya di kawasan Weru yang terpantau sedikit padat berdasarkan peta lalu lintas,” jelasnya. Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas. “Tim kami sudah melakukan penarikan dan pengaturan agar arus tetap lancar, terutama saat volume kendaraan meningkat di jam-jam tertentu,” imbuhnya. Dari data yang dihimpun, sejak pukul 08.00 hingga 09.00 pagi tadi, sekitar 2.100 kendaraan tercatat melintasi jalur tol. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 27 dan 28 Maret, seiring dengan semakin mendekatnya Hari Raya Idulfitri. Dengan kondisi lalu lintas yang masih relatif lancar, para pemudik diimbau tetap waspada dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan. “Kami harap masyarakat yang mudik tetap berhati-hati, patuhi rambu lalu lintas, dan manfaatkan pos pelayanan yang sudah kami sediakan jika mengalami kendala di perjalanan,” tutup Sumarni.
- Prof. Rokhmin & SMSI Kab. Cirebon Bagi Takjil, Langsung Diserbu Puluhan Warga