Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 01 Maret 2026

Hadiri Lentera Ramadan, Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial

 

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, menghadiri kegiatan "Lentera Ramadan: Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim dan Dhuafa" di Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (28/2/2026). 

Kehadiran jajaran pemerintah kota ini menegaskan komitmen daerah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Wali Kota menyampaikan bahwa momen ini merupakan refleksi mendalam mengenai hakikat kebahagiaan. "Hari ini, melalui acara Lentera Ramadan, saya diingatkan kembali tentang arti kebahagiaan dalam konteks yang lain. Kebahagiaan dapat hadir pada ketenangan saat kita bisa bersimpuh, bersilaturahmi, dan berbagi tawa dengan anak-anak yang hari ini hadir," ungkapnya.

Ia juga memberikan pesan penyemangat bagi para anak yatim yang hadir agar tetap optimis menatap masa depan. Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat adalah keluarga besar yang akan selalu mendukung.

"Jangan pernah berkecil hati. Ingatlah bahwa Allah SWT adalah sebaik-baiknya pelindung, dan kami semua di sini adalah keluarga kalian. Kalian adalah pemilik masa depan kota ini. Teruslah mengaji di Rumah Qur'an, teruslah bermimpi, karena doa adalah kunci yang mengetuk pintu langit," pesan Wali Kota.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Cirebon memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara. Bagi Pemkot Cirebon, agenda semacam ini bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan wujud nyata kepedulian sosial. Nama "Lentera" yang diusung pun dinilai memiliki filosofi kuat, yakni meskipun bentuknya kecil, namun mampu mengusir kegelapan dan memberikan arah di tengah kesulitan.

"Inilah wajah Kota Cirebon, kota yang religius, kota yang penuh kasih, dan kota yang tidak membiarkan satu pun warganya merasa sendirian dalam kesulitan. Semoga semangat kepedulian yang kita rasakan di tempat ini terus terjaga demi kebaikan Kota Cirebon yang kita cintai," tutup Wali Kota.

Senada dengan hal tersebut, Pendiri Yayasan Lentera Hati, H. Daan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian komunitasnya yang telah aktif sejak tahun 2015. Berbasis di Cirebon, yayasan ini konsisten bergerak di bidang kemanusiaan, termasuk menyediakan layanan ambulans gratis bagi masyarakat luas yang membutuhkan bantuan darurat medis.

Selain bantuan insidental, H. Daan memaparkan bahwa yayasannya memiliki program berkelanjutan seperti "Jumat Berkah" yang telah berjalan hampir 10 tahun. Program ini rutin membagikan makanan setiap pekan. Pada momen Ramadan kali ini, pihaknya sengaja mengundang 200 anak yatim untuk diberikan santunan berupa paket sembako, uang tunai, serta kebutuhan pokok lainnya.

Namun, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat materi. Yayasan Lentera Hati juga fokus pada pembentukan karakter dan spiritual anak-anak asuhnya. Setiap bulan, mereka menyelenggarakan pelatihan private class materi ESQ (Emotional Spiritual Quotient) serta program Tahfidz Al-Qur'an

"Kami berupaya dan memastikan anak-anak memiliki kecerdasan emosional dan landasan agama yang kokoh," tuturnya.

Sabtu, 28 Februari 2026

Bupati Imron Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Rakyat

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Safari Ramadan bertema Tarling Neuleuman Poekna Peuting di Lapangan Mandala Giri, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Cirebon Imron, dan Gus Miftah.

Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menegaskan komitmen kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Seluruh atribut itu hilang ketika kita jadi pemimpin. Yang ada hanya satu kepentingan rakyat yang harus utama dari kepemimpinan,” ujar Gubernur yang akrab disapa KDM.

Ia juga menekankan langkah efisiensi anggaran untuk memastikan belanja daerah lebih tepat sasaran.

“Saya memotong seluruh anggaran perjalanan dinas yang tidak penting, agar aliran uang Jawa Barat nanti menjadikan sarjana baru dan rumah rakyat miskin terbangun,” lanjut KDM.

Menurutnya, pemangkasan anggaran perjalanan dinas dilakukan untuk dialihkan pada program prioritas, seperti beasiswa pendidikan dan pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron mengajak masyarakat mendukung program pembangunan daerah agar berjalan optimal

“Kepada masyarakat diharapkan selalu mendukung program-program yang ada di pemerintahan, karena Kabupaten Cirebon akan bisa maju ini apabila antara pemerintah dan masyarakatnya kita satu kesatuan,” jelas Imron.

Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang masih rusak.

“Jalan-jalan yang masih rusak sedang kita perbaiki tahun ini, kalau yang masih belum beres akan segera diberesi secara bertahap,” pungkasnya.

Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi momentum ibadah dan silaturahmi, tetapi juga ruang komunikasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, sinergi pembangunan antara Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Cirebon diharapkan semakin kuat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan rakyat dan percepatan pembangunan infrastruktur. (din)

Wabup Jigus Perkuat Sinergi Desa Lewat Safari Ramadhan

 

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, memperkuat sinergi pemerintah daerah dan desa melalui kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Syukrul Maula, Desa Winong, Kecamatan Gempol, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa dan tarawih bersama masyarakat. Kehadiran Jigus mewakili Bupati Cirebon dalam agenda silaturahmi rutin selama bulan suci Ramadhan.

Jigus mengatakan, Safari Ramadhan menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk turun langsung ke wilayah-wilayah di Kabupaten Cirebon sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah, saya mewakili Pak Bupati dan pemerintah daerah mengadakan safari keliling di bulan Ramadhan ini di wilayah-wilayah Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintahan desa agar pembangunan berjalan selaras.

“Harapannya kita bisa bersinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintahan desa, intinya kita silaturahmi dan mendengar masukan atau aspirasi dari masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Pemkab Cirebon turut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, Kodim, Pengadilan Agama, hingga Baznas.

Menurut Jigus, kehadiran lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menilai, komunikasi yang terjalin secara langsung di tingkat desa akan mempermudah pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Melalui Safari Ramadhan, ia berharap terbangun hubungan yang semakin erat dan terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut pun disambut antusias warga yang memanfaatkan momen itu untuk berinteraksi langsung dengan jajaran pemerintah daerah.

“Dengan komunikasi dan silaturahmi, kita bisa membangun secara bergotong royong Kabupaten Cirebon ini ke depan supaya bisa lebih baik lagi,” tuturnya. (din)

Kamis, 26 Februari 2026

Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Pj Sekda: Bukan Sekadar Urus Pipa, Tapi Misi Kemanusiaan

CIREBON – Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto menekankan bahwa tugas yang diemban jajaran Perumda Air Minum Tirta Giri Nata jauh melampaui urusan pipa dan administrasi perkantoran. 

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembina Upacara Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, mewakili Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, pada Kamis (26/2/2026).

Pj Sekda menekankan bahwa usia 68 tahun adalah perjalanan yang penuh tantangan. Ia menggambarkan bagaimana setiap tetes air yang sampai ke rumah warga merupakan hasil kerja keras para pegawai yang bekerja di balik layar. 

Menurutnya, konsistensi selama hampir tujuh dekade ini adalah bukti ketangguhan organisasi dalam menghadapi perubahan era.

"Kita harus meresapi kembali bahwa air adalah sumber kehidupan. Oleh karena itu, tugas yang Bapak dan Ibu emban bukan sekadar pekerjaan administratif atau teknis semata, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang mulia. Ini tentang menjaga keberlangsungan hidup warga Kota Cirebon, baik untuk hari ini maupun bagi generasi di masa depan," ujar Pj Sekda.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cirebon menyadari tanggung jawab ini tidak bisa dipanggul sendirian. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara regulasi pemerintah, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga sumber daya, serta dedikasi tanpa henti dari para pegawai. 

Keteguhan komitmen kolektif inilah yang dianggap sebagai pondasi utama stabilitas layanan air minum di Kota Cirebon.

Rasa bangga terpancar jelas juga saat Pj Sekda memaparkan sederet pencapaian gemilang yang diraih Perumda Tirta Giri Nata sepanjang tahun 2025. 

Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukanlah sebuah kebetulan atau keberuntungan sesaat, melainkan buah manis dari profesionalisme dan keberanian untuk berinovasi.

Data mencatat adanya pertumbuhan signifikan pada jangkauan layanan, di mana jumlah pelanggan meningkat dari 56.776 menjadi 57.172 pelanggan. 

Tak hanya itu, aspek finansial juga menunjukkan performa luar biasa dengan lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 70,29% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Angka ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan perusahaan semakin sehat dan memberikan kontribusi langsung bagi pembangunan daerah.

Selain dari sisi angka, kualitas internal pun mendapat pengakuan formal. Perumda Tirta Giri Nata berhasil meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas komitmennya terhadap K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Perkantoran. 

Selain itu, apresiasi sebagai Mitra Kesehatan pada Hari Kesehatan Nasional ke-61 menjadi validasi bahwa air yang didistribusikan telah memenuhi standar kesehatan tertinggi bagi konsumsi warga.

Namun, di tengah gelombang apresiasi tersebut, Pj Sekda memberikan catatan penting agar seluruh jajaran tidak cepat merasa puas. 

Ia mengingatkan bahwa prestasi yang diraih hari ini bisa menjadi bumerang jika membuat organisasi terlena dalam zona nyaman. Tantangan ke depan dipastikan akan semakin kompleks seiring meningkatnya populasi dan ekspektasi publik yang kian kritis.

"Kota Cirebon terus tumbuh, jumlah penduduk terus meningkat, dan ekspektasi warga semakin tinggi. Ini adalah tantangan nyata yang harus kita jawab dengan menjaga tiga pilar Utama, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas layanan. Di usia yang semakin matang, saya menuntut saudara-saudara untuk terus berbenah," tegasnya.

Menutup arahannya, Pj Sekda mendorong transformasi digital dan manajerial sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar. Ia mengajak seluruh elemen perusahaan untuk tidak alergi terhadap perubahan. 

"Mari kita manfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan dan transparansi, mewujudkan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata yang modern dan tetap humanis," harapnya. (din)



Rabu, 25 Februari 2026

Sinergi Lintas Sektor, Wakil Wali Kota Cirebon Kawal Langsung Penyerapan Gabah Petani Larangan

CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, meninjau Serap Gabah (Sergab) hasil panen di area persawahan Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Rabu (25/2/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan hasil keringat petani terserap optimal oleh Bulog. 

Kehadiran Wakil Wali Kota juga menjadi bentuk penguatan sinergi dalam program Sergab yang diinisiasi oleh Kodim 0614/Kota Cirebon bersama Bulog.

​Dalam kegiatan ini, Bulog berhasil menyerap sebanyak 2.694 kilogram gabah varietas Inpari 33 yang berasal dari lahan seluas kurang lebih satu hektare milik Kelompok Tani Sipanggang Jaya. 

Langkah ini diambil bukan sekadar rutinitas panen, melainkan upaya konkret untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.

​Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Daerah merupakan wujud komitmen dalam mengawal rantai pangan dari hulu ke hilir. Menurutnya, keberhasilan ketahanan pangan sangat bergantung pada seberapa kuat kolaborasi antara petani dan para pemangku kepentingan.

​"Pemerintah Daerah hadir dan mengapresiasi masa panen hingga serap gabah di Kelurahan Larangan ini. Kolaborasi nyata lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional seperti ini harus terus diperkuat," ujarnya.

​Ia juga menekankan bahwa sinergi yang melibatkan TNI, Bulog, unsur perbankan, dan pemerintah sangat krusial.

“Agar hasil panen tidak hanya sekadar angka produksi, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan petani setempat,” harapnya.

​Senada dengan hal tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, menegaskan bahwa peran TNI AD tidak hanya berhenti pada fungsi pertahanan, tetapi juga hadir sebagai mitra setia petani. 

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses tanam hingga memastikan harga jual pasca-panen tetap kompetitif melalui Bulog.

​"Serap gabah ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendampingi petani, mulai dari masa tanam, pertumbuhan hingga pasca-panen. Kita mengharapkan, melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Bulog, petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian," tuturnya.

​Untuk diketahui, program Sergab merupakan instrumen strategis Pemerintah Pusat untuk melindungi petani dari fluktuasi harga pasar yang kerap merugikan saat musim panen raya. 

Dengan terserapnya hasil panen secara optimal, stok beras nasional dapat terjaga, sehingga ketahanan pangan di tingkat daerah, khususnya Kota Cirebon, tetap dalam kondisi yang aman dan stabil.



Selasa, 24 Februari 2026

Bupati Imron Lantik Pejabat, Tekankan Integritas dan Pelayanan

 

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (24/2/2026). Totalnya sebanyak 200 pejabat dan fungsional dilantik Bupati Imron.

Dalam sambutannya, Imron mengingatkan, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyebut, pelantikan sebagai anugerah dalam rangka mewujudkan pengabdian kepada negara dan masyarakat.

“Jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara harus disyukuri dan dijaga dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja,” ujarnya saat memberikan sambutan

Imron menegaskan tiga hal kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, ia meminta pejabat segera beradaptasi di tempat tugas masing-masing, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, serta membangun koordinasi dan komunikasi yang efektif secara berjenjang.

Kedua, ia menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pelaksanaan tugas harus disertai niat ibadah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.

Ketiga, Imron meminta seluruh pejabat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mematuhi aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar setiap ikhtiar dalam bekerja disertai doa.

Dalam kesempatan tersebut, Imron kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mewujudkan visi daerah, yakni terwujudnya Kabupaten Cirebon Beriman (Bersih, Inovatif, Maju, Agamis, dan Aman).

“Atas nama pimpinan daerah dan seluruh jajaran PemerintahKabupaten Cirebon, saya mengucapkan selamat bekerja,” kata Imron.

“Saya yakin dan percaya, saudara-saudara mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya. (din)








Safari Ramadan di Pabedilan, Bupati Imron Ajak Sinergi dan Jaga Lingkungan

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Safari Ramadan di Masjid Baeturrahmah, Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah pembangunan daerah kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Imron hadir bersama Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, beserta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah.

Rombongan berbuka puasa dan melaksanakan salat tarawih bersama masyarakat Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan.

Dalam sambutannya, Bupati Imron menegaskan, bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kesuksesan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan sinergi antara pemerintah serta dukungan penuh masyarakat sebagai satu kesatuan,” ujar Imron.

Imron juga menyoroti dampak perubahan iklim global yang memicu bencana banjir di berbagai belahan dunia. Ia mengajak masyarakat untuk berikhtiar bersama membenahi diri dan lingkungan.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kedisiplinan dalam menjaga kebersihan, terutama dalam mengelola sampah rumah tangga agar tidak dibuang sembarangan.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan lingkungan dan meminimalkan risiko bencana.

“Mari kita bersama-sama menjaga alam dan kebersihannya juga, karena Allah sendiri tidak menyukai orang-orang yang merusak alam,” lanjutnya.

Selain isu lingkungan, Imron menyampaikan rencana pengembangan wilayah. Kecamatan Pabedilan diarahkan menjadi kawasan industri guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan, khususnya di wilayah Cirebon Timur.

Pemerintah daerah melalui Tim Percepatan Investasi terus berupaya mempermudah masuknya investor ke Kabupaten Cirebon.

Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah penyampaian program strategis Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memperkuat pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat. (din)






Sponsor

test

Featured Posts